Wisnu Nugraha introduce my name is Wisnu Nugraha, I like traveling and writing

Riview Tempat Wisata dan Kisah Mistis Gunung Salak Endah Bogor Terlengkap

7 min read

gunung salak

Indonesia memiliki gunung berapi yang cukup banyak. Bahkan di Pulau Jawa saja ada banyak gunung berapi dan masih aktif yang bisa ditemukan di sini. Gunung-gunung tersebut selain memiliki peran penting untuk kesuburan tanah dan juga keseimbangan pulau, tentu saja memiliki peran lain sebagai kawasan wisata yang memperlihatkan keindahan alamnya. Seperti Gunung Merapi, Bromo hingga Semeru yang menjadi incaran para pendaki untuk melihat kemegahan dan juga keindahan alam yang mempesona, dan kali ini mimin akan membahas salah satu gunung yang ada di jawa barat yaitu gunung salak yang berada di Bogor.

Di Jawa Barat, tepatnya di Bogor sendiri terdapat gunung yang cukup ternama. Yaitu Gunung Salak. Gunung ini memiliki kisah dan cerita tersendiri. Saat ini mendaki gunung memang sudah menjadi salah satu lifestyle anak muda. Dengan serangan film-film bertema pendaki gunung seperti 5 Cm, Everest hingga beberapa film yang menceritakan mengenai pendakian gunung menjadi salah satu penyebab mendaki sekarang ini sudah menjadi lifestyle anak muda.

Kalau ditelaah lebih jauh, mendaki memang bukan perkara yang mudah. Pasalnya esensi dan juga progress ketika mendaki kerap membuat para pendaki merasa kesulitan. Dan semua orang belum tentu paham dan mengetahui mengenai pendakian. Dan apa yang tidak boleh dan juga dilarang ketika mendaki. Terutama ketika mendaki gunung yang memiliki cerita mistis dan angker seperti gunung Salak,

Mengenal gunung Salak

Bagi para pendaki, Gunung ini tentu saja menjadi salah satu gunung yang memiliki cerita tersendiri. Tidak jarang gunung ini menjadi salah satu gunung yang didaki bagi para pendaki pemula. Meski jalur yang digunakan memiliki jalur yang relatif lebih terjal, akan tetapi bisa digunakan untuk melatih para pendaki pemula di sini. Gunung ini sendiri memiliki cerita mistis dan juga sangat angker. Dan ini sudah menjadi rahasia umum bagi para pendaki bagaimana gunung ini memiliki kisah yang cukup menakutkan.

Gunung ini letaknya diantara Kabupaten Bogor dan juga Kabupaten Sukabumi. Gunung ini memiliki puncak yang berada di ketinggian 2.211 mdpl. Usia dari gunung ini sudah sangat tua. Oleh sebab itu tidak heran jika gunung yang berada di Bogor ini memiliki banyak perubahan di sekitarnya. Perubahan ini juga terjadi dengan adanya 3 puncak yang ada di Gunung Salak. Puncak pertama yang terdapat di gunung ini bernama Puncak Salak 1 yang memiliki ketinggian sekitar 2.211 mdpl. Lalu ada Puncak Salak II dengan ketinggian sekitar 2.180 mdpl. Dan yang terakhir adalah Puncak Sumbul yang berada di ketinggian 1.926 mdpl.

Ternyata pada masa lalu Gunung Salak sempat mengalami erupsi dan juga beberapa kali mengeluarkan lahar dan letusan. Awal mulanya di abad ke 16 atau di tahun 1600-an. Dan di tahun 1668 – 1699 serta tahun 1780 juga terjadi letusan. Berlanjut di tahun 1902 – 1903 yang berjarak lebih dari 2 abad, Gunung Salak kembali bererupsi. Sementara di tahun 1935 dan tahun 1938 kembali mengalami ledakan. Usai mengalami beberapa erupsi, Gunung Salak akhirnya kembali subur. Hal ini bisa terlihat dengan hutan yang sangat lebat di sekitarnya. Bahkan saking lebatnya, tidak jarang menutup jarak pandang pesawat-pesawat yang melintas di atasnya. Hal ini yang menjadi salah satu cerita mistis yang berkembang di masyarakat di sekitar Gunung Salak.

Jalur pendakian Gunung Salak

Untuk jalur pendakian dan juga trek, Gunung Salak ini memang menjadi salah satu gunung yang memiliki jalur pendakian  yang cukup terjal. Jalur yang curam dengan bebatuan yang tajam menjadi tantangan dan bahaya bagi para pendaki. Bagi para pendaki pemula tentu saja Gunung Salak menjadi pelajaran yang berharga.

Gunung Salak ini memang dikenal dengan jalur pendakian dan trek yang tidak mudah. Selain cerita mistis dan angker, tentu saja jalur pendakian menjadi salah satu faktor utama para pendaki cukup kesulitan menuju puncak. Sangat wajar jika ternyata para pendaki tidak terlalu banyak menghabiskan waktu akhir pekannya untuk menuju ke gunung ini. Justru para pendaki lebih memilih Gunung Gede atau Pangrango untuk didaki. Padahal kedua gunung ini memiliki ketinggian puncak yang jauh lebih tinggi dibanding Gunung Salak.

Bagi para pendaki dan petualang sejati yang ingin merasakan kenikmatan dan juga menantang bahaya di Gunung ini, tentu saja dipersilahkan untuk menaklukkan gunung ini. Perjalanan pendakian bisa dilakukan melalui jalur Giri Jaya atau Curug Pilung. Bisa juga dengan melewati jalur Pasir Reungit dari Bogor. Sementara untuk jalur yang lebih enak dan juga cepat bisa melalui jalur Cidahu dari Sukabumi serta bisa melalui jalur Kutajaya dari area Cimelati.

Mitos dan misteri Gunung Salak

Seperti gunung-gunung lainnya, Gunung ini seperti yang sudah disebutkan di awal mempunyai cerita mistis dan misteri tersendiri. Bahkan para pendaki sebelum melakukan pendakian di gunung ini, disarankan harus melakukan kunjungan atau ijin terlebih dahulu ke kuncen yang menjaga Gunung Salak. Hal ini tentu saja untuk memberikan keselamatan dan juga mendaki dengan lebih mudah.

Mbah Idim Dimyati merupakan juru kunci Makam Keramat yang terdapat di Gunung Salak. Juru kunci Makam Keramat ini mengatakan bahwa para pendaki yang ingin mendaki gunung ini memang harus meminta izin terlebih dahulu agar perjalanan dan pendakian mereka bisa sukses tanpa ada halangan apapun.

Sangat wajar jika para pendaki harus meminta ijin terlebih dahulu. Pasalnya Gunung ini memiliki daya magis dan juga misteri yang bisa dibilang di luar akal pikiran dan logika manusia pada umumnya. Bahkan gunung yang tingginya masih kalah dari Gunung Gede dan Pangrango tersebut memiliki unsur mistis dan juga daya magis yang luar biasa. Bahkan gunung ini kabarnya mempunyai daya magnetik yang bisa menarik benda apapun yang terbang atau melintas di atas wilayahnya dengan sangat cepat. Hal ini sebenarnya sudah dibuktikan dengan kejadian jatuhnya pesawat di sekitar area Gunung Salak ini. Yang cukup heboh pada saat itu jatuhnya pesawat Sukhoi yang masih dalam tahap ujicoba.

Hal ini sendiri konon dipercaya menjadi salah satu bukti dari kekuatan daya magis yang terdapat di Gunung Salak. Oleh sebab itu para pendaki yang hendak menaiki Gunung ini harus menyempatkan diri untuk berziarah ke makam Kyai Eyang Santri dan juga Muhammad Hasan Basri bin Bahaudi bin Mbah Gunung yang berada di sekitar kawasan Gunung Salak ini.

Mitos Babi Hutan

Salah satu mitos yang cukup terkenal dan sudah banyak didengar oleh para pendaki adalah adanya babi hutan yang memiliki bentuk sangat besar seperti truk tronton dan juga adanya seekor ular emas yang kabarnya menjadi penunggu Gunung. Selain adanya makam keramat dari Kyai Eyang Santri dan juga Muhammad Hasan Basri atau biasa dikenal dengan sebutan Mbah Gunung Salak, masyarakat sekitar pernah dikejutkan dengan adanya sosok seekor babi hutan yang sangat besar. Bahkan kabarnya sebesar truk tronton.

Ditambah lagi adanya penampakan ular emas yang dipercaya oleh masyarakat sekitar sebagai penunggu dari Gunung Salak tersebut. Ular ini bahkan pernah menampakkan sosoknya kepada masyarakat sekitar. Ternyata bukan hanya itu saja mitos yang beredar di kalangan masyarakat di sekitar kawasan Gunung ini. Kabarnya salah satu gunung di Jawa Barat ini dahulu menjadi tempat bertapa dan juga bersemayamnya para prajurit Padjajaran dan juga orang-orang yang memiliki ilmu yang cukup sakti di negeri ini. Tentu saja menjadi salah satu cerita yang turun temurun dan masih beredar saat ini.

Mitos buah salak dan anggrek

Ada banyak cerita dan juga kisah misteri yang ada di sekitar Gunung Salak ini. Salah satunya adalah mitos buah salak. Ketika mendaki gunung ini, jangan sekali-kali bersikap arogan ketika mendaki gunung Salak ini. Pasalnya ada pantangan yang harus dipatuhi. Kala mendaki Gunung Salak ini jangan sesekali menanyakan dimana letak pohon atau buah salak. Hal ini sangat tabu.

Hal ini diungkapkan oleh juru kunci dari Gunung Salak yaitu Mbah Idim. Para pendaki tidak boleh sombong dan juga menganggap remeh gunung ini. Selain buah salak, ada pantangan lain yang harus dipatuhi oleh para pendaki. Salah satunya adalah dilarang memetik bunga anggrek di sepanjang perjalanan selain bertanya mengenai keberadaan buah salak. Pasalnya ketika para pendaki tidak mau menerima dan juga mematuhi peraturan tersebut, para pendaki akan dibutakan dan juga akan dibuat kebingungan. Para pendaki akan berputar-putar di tempat dan tidak mengenal kondisi sekitarnya.

Cerita ini sudah terbukti. Ketika itu terjadi seorang pendaki akhirnya tersesat di sekitar jalur pendakian Gunung Salak. Banyak yang bilang bahwa pendaki tersebut tersesat dan tidak bisa menemukan jalan pulang. Sementara pendaki lain melihat bahwa sang pendaki tersebut hanya berputar-putar di sekitar jalur pendakian. Dan letaknya tidak jauh dari pemukiman warga. Sementara dari arah pendaki tersebut bisa melihat langsung pemukiman warga tersebut.

Sementara cerita lainnya juga pernah beredar bahwa ada seorang pendaki yang mengalami dehidrasi yang sangat parah. Sang pendaki tidak melihat bahwa hanya berjarak beberapa meter saja sudah terdapat sumber air yang bisa diminumnya. Akan tetapi sumber air tersebut tidak bisa terlihat oleh sang pendaki. Hal ini disebabkan para pendaki melanggar pantangan atau larangan tersebut.

Bagi para pendaki yang sudah banyak malang melintang di dunia pendakian, tentu saja Gunung Salak memiliki cerita tersendiri. Selain sebagai salah satu jajaran 9 gunung tertinggi dan wajib ditaklukkan di Jawa Barat dan Pulau Jawa, Gunung Salak memang sangat kental dengan aura mistis.

Cerita misteri di Gunung Salak

Ada banyak kisah mistis yang beredar di kalangan masyarakat dan juga para pendaki. Salah satunya adalah banyaknya arwah yang bergentayangan di sekitar Kawah Ratu dan juga Curug Seribu. Di kawasan Gunung Salak, destinasi wisata yang bernama Kawah Ratu dan juga curug Seribu ini selain menyajikan panorama alam yang indah, ternyata memiliki cerita mistis dan horor yang cukup seram. Konon kabarnya para penduduk setempat percaya dan pernah melihat banyak arwah-arwah gentayangan di sekitar area tersebut. Kabarnya banyak para pendaki dan masyarakat yang meninggal di sekitar Kawah Ratu akibat menghirup udara racun belerang. Dan mayatnya tenggelam di Curug Seribu pada jaman dulu.

Cerita misteri dan mistis lainnya adalah adanya suara gamelan yang kerap terdengar di Gunung Salak. Diakui bahwa banyak para pendaki gunung yang mengatakan bahwa mereka bisa mendengar dengan jelas suara gending gamelan ketika melakukan pendakian ke kawasan Gunung Salak. Bahkan suara gamelan ini terdengar jelas seperti dekat dengan mereka. Akan tetapi ketika ditelusuri lebih dekat, ternyata suara gamelan ini justru semakin jauh dan menjauh dari para pendaki tersebut. Hal ini kerap terjadi ketika mendaki di sekitar gunung.

Pasar Setan dan Nenek Tua di sekitar kawasan Gunung Salak

Kisah lain yang terkenal di sekitar Gunung ini adalah adanya pasar yang hanya dihuni oleh makhluk halus. Sama halnya dengan Gunung Lawu, masyarakat di sekitar gunung Salak ini percaya bahwa di area puncak dari Gunung Salak ini menjadi tempat para makhluk halus berkumpul. Di area puncak terdapat pasar setan atau pasar gaib. Kepercayaan ini tentu saja semakin kuat ketika para pendaki yang bermalam di sekitar puncak dari gunung Salak mendengar suara berisik layaknya pasar di area tersebut. Setelah ditelusuri tidak ada satupun makhluk yang tampak.

Cerita horor dan mistis lainnya adalah adanya penampakan nenek tua yang muncul di Gunung Salak. Kabarnya ada salah seorang pendaki yang bercerita mengenai kisahnya bertemu dengan nenek tua yang diperkirakan berusia 80 tahunan. Dan nenek ini muncul di sekitar tebing gunung Salak. Nenek itu kabarnya memanjat ke atas tebing yang sangat curam. Bahkan para pendaki tidak sanggup mendaki area tersebut. Yang lebih ngeri lagi adalah nenek tersebut selalu tersenyum atau bisa disebut nyengir kepada para pendaki yang ditemuinya sembari berbicara. Banyak para pendaki yang sudah melihat nenek tua tersebut.

Misteri bintang dan puncak manik

Bagi sebagian masyarakat terutama yang tinggal di sekitar kaki gunung , ternyata bukan hal yang aneh. Bahkan sudah menjadi makanan sehari-hari jika mereka bertemu hewan seperti babi hutan dengan ukuran raksasa, ular kuda emas dan juga macan gaib yang merupakan jelmaan dari Prabu Siliwangi.

Sementara misteri puncak Manik sendiri memiliki cerita horor tersendiri. Manik merupakan salah satu puncak dari 4 puncak yang terdapat di Gunung ini. Di puncak Manik ini konon kabarnya menjadi pusat dari kerajaan gaib dari Padjadjaran. Di tempat ini sering terjadi hal-hal mistis dan janggal. Kerap terjadi kabut tebal yang muncul secara tiba-tiba. Selain itu kerap terjadi angin kencang yang berhembus. Akan tetapi arahnya berubah-ubah. Area Puncak Manik ini juga dipercaya sebagai tempat para makhluk gaib berkumpul. Dan kabarnya di puncak Manik ini sendiri terdapat makam keramat yang selalu mengeluarkan asap secara tiba-tiba.

Misteri area puncak Gunung Salak

Area puncak gunung ini memang memiliki cerita tersendiri. Tidak heran jika kerap terjadi atau terdengar berita bahwa pendaki hilang di sekitar puncak gunung Salak. Dan setiap tahun selalu terjadi hal-hal tersebut. Hingga saat ini memang belum diketahui penyebabnya. Kebanyakan para pendaki yang hilang melanggar peraturan yang terdapat di sekitar gunung Salak. Salah satunya adalah memetik bunga Anggrek.

Sebelum mendaki biasanya para pendaki diberi peringatan oleh para penduduk sekitar. Disarankan jika para pendaki hendak mengunjungi gunung Salak dan bermalam di sekitar puncak, disarankan untuk tidak memetik bunga Anggrek. Bunga anggrek di sekitar Gunung Salak ini memang sangat indah dan juga menawan. Tidak heran jika para pendaki tertarik untuk membawa pulang. Akan tetapi masyarakat sekitar percaya jika memetik bunga Anggrek tersebut para pendaki akan kehilangan arah dan yang paling parah adalah hilang di sekitar puncak atau di jalur pendakian. Tim SAR sendiri tidak mungkin bisa menolong.

Kisah misteri wanita di Gunung Salak

Ketika peristiwa Sukhoi terjatuh, ada sebuah cerita bahwa para tim SAR mengalami kejadian mistis. Salah satunya adalah mendengar suara jeritan wanita di sekitar lokasi kejadian. Selain itu para anggota tim SAR ini juga bermimpi didatangi oleh wanita cantik dan diajak kencan. Bukan hanya seorang dua orang saja, akan tetapi semua Tim SAR mengalami mimpi yang serupa.

Penguasa gaib di Gunung Salak

Ternyata di beberapa area di Gunung Salak, terdapat penguasa gaib yang harus diperhatikan oleh para pendaki. Di bagian kaki gunung Salak terdapat Ki Baping Mayit. Sementara di area puncak 4 terdapat nenek-nenek tua yang muncul pada jam 09:00 hingga 12:00. Di area Puncak 3 terdapat Eyang Sarean yang merupakan keturunan Cirebon. Untuk area Puncak 2 terdapat Eyang Mahaprabu Siliwangi. Sementara di Puncak 1 terdapat Mbah Hasan bin KH.Bahyudin bin Pangeran Natamanggala Bin Pangeran Wirasuta (Suta Jaya) Kuningan. Lalu di sekitar lokasi kawasan jatuhnya kapal sukhoi ini terdapat Mbah Jangkung.

Referensi by: jejakpiknik.com

Wisnu Nugraha introduce my name is Wisnu Nugraha, I like traveling and writing

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *